Sabtu, 13 Februari 2016

TUGAS
MANAJEMEN SATWA LIAR DAN DINAMIKA POPULASI







SETHA GUSTI MAYASA
D1D01371


DOSEN PENGGAMPU
NOVRIYANTI,S.HUT,M.SI


PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016

Herpetofauna
Secara etimologi berasal dari bahasa yunani,yaitu ‘’herpetofauna’’yang berarti melata dan ‘’fauna’’yang berarti bintang.jadi  bintang herpetofauna  adalah bintang-bintabg melata herpetofauna sendiri memiliki  ukuran tubuh yang bernacan-macam,namun memiliki keseragaman yaitu berdarah dingin/poikilotemik,fauna ini menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu lingkungannya.kelompok ini diklasifikasikan menjadi 2 kelas yaitu ,kelas amphibia dan reptila berdasarkan beberapa cirri yang berbeda dan mencolok.kedua kelas herpetofauna tersebut dibagi –bagi menjadi beberapa ordo yang kemudian akan berlanju ke familil.
Satwa yang dilindungin dalam lampiran peraturan pemerintah nomor  7 tahun 1999:
Reptila
1.      Buaya muara (crocodylus porosus)
Kingdom   : animalia
Filum         : chordate(mempunyi penyokong tubuh dalam)
Subfilum   : verterbata(hewan bertulang balakang)
Kelas          : reptilian(hewan melata)
Ordo          : crocodilian(kadar besar:buaya,caiman dan gharial)
Family       : crocodiliae(keluarga buaya)
Gunes       : crocodius
Spesies     : crocodius porosu
Panjang tubuh buaya muara (termasuk ekor )biasanya antara 2,5 sampai 3,3 meter ,namun hewan dewasa biasa mencapai  12 meter seperti yang pernah ditemukan di sangkatta Kalimantan timur.bobotnya bisa mencapai 200 kg.mocong spesies ini cukup leber dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya .buaya muara dikenal sebagai buaya yang jauh lebih besar dari buaya Nil(crocodylus niloticus) dan Aligator amerika (Aligator mississipiensis).penyebaraan pun juga “terluas”didunia.
Buaya  umumnya menghuni habibita perairan tawar seperti sungai,danau,rawadan lahan basah lainya,namun ada pula yang hidup di air payau seperti buaya muara. Makanan utama buaya adalah hewan-hewan bertulang belakang seperti bangsa ikan ,reptile dan mamalia,kadang-kandang juga memangsa moluskan dan krustaea bergantung pada spesiesnya .buaya merupakan hewan purba,yang hanya sedikit berubah karena evolusi semenjak zaman dinosaurus.
Buaya aktif pada siang dan malam hari.buaya ini memangsa siapapun yang memasuki wilayahnya.mangsanya adalah salah satu ikan,amfibi,refitlia,burung, dan mamalia(termasuk mamalia besar).buaya ini adalah salah satu dari buaya-buaya yang berbahaya bagi manusia.buaya muara mampu melompat keluar  dari air untuk menyerang masangsanya.bahkan bilamana ke dalaman air melebihi panjang tubuhnya,buaya muara mampu melopat serta menerkam secara vertical mencapai tinggian yang sama dengan panjang tubunya. Buaya muara menyukai air payau/asin oleh sebab itu bansa Australia menamakannya saltwatwr crocodile(buaya air asin).selain terbesar dan panjang,buaya muara terkenal juga sebagai  jenis buaya teganas didunia.

2.      Penyu hijau (chelonian mydas )

Kingdom   : animalia
Filum         : chordate(mempunyi penyokong tubuh dalam)
Kelas          : reptilia (hewan melata)
Ordo          : testudinata
Family       : cheloniidae
Gunes       : chelonia
Spesies     : chelonian mydas
Penyu hijau adalah penyu laut besar yang termasuk dalam keluarga cheloniidae.hewan ini adalah salah satu-satunya spesies dalam golongan chelonian.mereka hidup disemua laut tropis dan subtropis ,terutama disamudera atlantik dan samudera pasifik.namanya didapat dari lemak bewarna hijau yang terletak dibawah cangkang mereka.jumlah penyu hijau semakin berkurang karena banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya (karapaks dan platron) sebagai hiasan terlurnya sebagai sumber protein tinggi dan obat, juga dagingnya sebagai bahan makanan. Penyu hijau ditankarkan diujng genteng sukbumi.
Ekologi dan habitat penyu hijau sangat jarang ditemui di perairan berikilim sedang,tapi sangat banyak besar  diwilayah tropis dekat dengan pesisir benua dan sekitar kepulauan. Perkembangbiakan usia untuk kematangan seksualnya tidak pasti; sampai saat ini diperkirakan  45-50 tahun. Penyu hijau betina bermigrasi dalam wilayah yang luas,antara kawasan mencari makan dan bertelur, tetapi cenderung untuk mengikuti garis pantai dibandingkan menyeberangi lautan terbuka.
Makanan penyu hijau dewasa serupakan penyu laut herbivore.makanan utama mereka adalah lamun laut atau alga,yang hidup di perairan tropis dansubtropik.tetapi anak-anaknya diasumsikan omnivore untuk mempercepat pertumbuhan tubuh mereka.kemungkinan besar terjadi transisi bertahap saat penyu mencapai besar yang cukup untuk dapat menghindari predatornya.
Populasi dan distribusi dikawasan pesisir afirka,india,dan asia tenggara,sera sepanjang garis pantai pesisir austalia dan kepulauan pasifik selatan terdapat sejumlah kawasan peneluaran dan kawasan pencarian makan peting bag penyu hijau. Merka juga dapat ditemukan dimediterania dan terkadang dikawasan utara hingga pesisir inggris.
Ancaman
Hilang dan rusakanya habitat pembangunan yang tidak terkendali menyebabkan rusakanya pantai-pantai yang penting bagi penyu hijau untuk bertelur. Demikian juga habitat tempat penyu hijau mencari makan seperti terumbu karang dan hamparan laut terus mengalami kerusakan akibat sedimentasi atau pun pengrusakan oleh manusia.


Pengambilan secara  langsung
Para peneliti memperkirakan setiap tahun sekitar 30.000 penyu hijau ditangkap dibajak,California dan lebih  dari 50.000 penyu laut dibunuh dikawasan asia tengara (khusunya dibali,Indonesia)dan dipasifik selatan. Dibanyak Negara,anak-anak penyu laut ditangkap,diawetkan dan dijual sebagai cendar mata kepada wisatawan.
Pengambilan secara tidak langsung
Setiap tahun,ribuan penyu hijau terperangkap dalam jaringan penangkap.penyu laut yang terdamapr reptile dan mereka bernafas dengan paru-paru,sehingga saat merak gagal untuk mencapai permukaan laut mereka mati karena tenggelam.
Penyakit disejumbalah pulau dikepulauan hawai hamper 70% dari penyu laut merupakan terkena fibropapillomas, yaitu penyakit tumor yang dapat membunuh penyu laut. Sampai saat ini,penyakit tumorbelum diketahui.
Amphibian
1.      Kodok darah(leptophryne crucntara)

Kingdom   : animalia
Filum         : chordata
Kelas          : amphibia
Ordo          : anura
Family       : bufonidae
Gunes       : leptophryne
Spesies     : l.cruentata
Kodok darah adalah salah satu hewan endemis Indonesia artinya hewan tersebut hanya ada di Indonesia. Kodok darah termasuk hewan langka dan dilindungi karena keberadaanya sudah hamper punah. Hewan tersebut hanya dapat ditemui di taman nasional gunung gede pangrango dan taman nasional gunung halimun salak. Kodok darah juga sering disebut dengan naman kodok merah. Nama kodok merah atau kodok darah diambil dari warna kulit kodok yang berwarna merah darah.meskipun demikian warna merah tersebut tidak merata pada seluruhnya melainkan berupa bercak-bercak.jenis kodok darah biasa ditemukan didaerah perairan dengan arus lambat serta di aliran sungai kecil dipegunugan.daerah yang disenangi kodok darah adalah perbatasan antara daratan lembab dengan hutan pengunungan.
Cirri khas kodok darah adalah warna bercak-bercak merah darah pada seluruh kulit tubuhnya.secara keseluruhan ,warna kulit kodok darah adalah berwarna coklat tua dengan kombinasi bercak merah darah dan kuning terang. Seluruh permukaan hewan ini, dipenuhi oleh bintik-bintik.tubuh kodok darah ramping. Panjang moncong lubang antara 2.5mm sampai 40mm pada kodok betina, sedangkan  kodok  jantan memiliki panjang moncong antara 20mm sampai 30mm. kelenjar paratoid yang sering menggembung pada kodok ini terbilang kecil bahkan terkadang  tidak jelas. Seperti halnya hewan amphibi  lainya,kodok merah juga memiliki kaki berselaput dan kaki yang agak menggelembung.kodok merah,tidak memilikitulang panjang yang biasanya pada kodok terlihat pada bagian kepala.bagian dada kodok merah ada dua macam, ada yang berwarna dasar hitam dengan bintik merah, ada pula yang berwarna dasar hitam dengan bintik kuning. Bagian perut kodok merah ada yang berwarna kekuningan ada pula yang berwarna kemerahan.jenis kodok darah yang masih dalam bentuk berudu,berwarna hitam seperti berudu pada jenis bufo atau kodok besar.perkembanganbiakan kodok darah juga sama seperti kodok lainnya yaitu dimulai dari telur, berudu hingga katak dewasa.telur kodok merah berwarna hitam dan telur kodok dierampak oleh induk kodok disungai.kodok darah atau kodok merah memiliki cara berjalan yang lambat makanan kodok darah adalah belalang ,jangkirik ,dan cacing tanah.
Habitat kodok darah adalah kodok ini menyukai daerah dekat air yang mengalir deras didaerah berketinggian antara 1.000-2.000 merer dpl.habitat nya hanya diperkirakan hanya terdapat ditaman nasional gunung gede parngrango dan taman nasional gunung halimun-salak.
Kupu-kupu
1.      Kupu-kupu sayap burung surga (ornithoptera paradise)

Kingdom   : animalia
Phylum     : artropoda
Filum         : artropoda
Kelas          : insecta
Ordo          : lepidoptera
Family       : papilionoidae
Gunes       : ornithoptera
Spesies     : ornithoptera paradise straudinger 1893
Kupu-kupu sayap burung surga (ornithoptera paradise)atau paradise birdwing butterly merupakan salah satu spesies endemiki pulau papua yang menarik perhatian,khususnya para penelitian dan ahli serangga ketika berkunjung ke kawasan ini.
Kupu-kupu ini merupakan salah satu spesies dari genus orntihoptera yang terbesar dan terindah didunia.
Kupu-kupu ini dideskripsikan oleh Arnold padgenstecher dan Staudinger,namun dipublikasikan atas nama staudinger  pada tahun 1893.kupu-kupu burung sayap surga memiliki bentuk sudut sayap dan cara terbang layaknya seperti seekor burung pada hal ini bisa jadi dikarenakan rentang sayapnya yang cukup lebar yaitu 14-19cm, hanya berbeda beberapa sentimeter dengan ornithoptera alexandrae yang mencapai 25cm.
Pada kupu-kupu sayap burung surga jantan,sayap memiliki warna hitam dan kombinasi hijau keemasan sedangkan pada betina berwarna coklat tua dan memiliki semacam sulur yang tipis berwarna hijau keemasan pada sayap bagian belakang.
Habitat Kupu-kupu ornithoptera paradise termasuk dalam subgenus schoenbergia dan berkerabat dengan beberapa spesies lain,seperti kupu-kupu sayap burung goliath Kupu-kupu sayap burung surga (ornithoptera goliath). Habitat ketiganya terdapat dipulau papua,namun untuk sepsies terakhir berada dikawasan gunung dipapua nugini.
Makanan Kupu-kupu umunya hidup dengan mengisap madu bunga (nektar/sari bunga ).akan tetapi beberapa jenisnya menyukai cairan yang diisap dari buah-buahnya yang jatuh ditanah dan membusuk,daging bangkai,kotoran burung,getah pohon,garam dan keringat, dan tanah basah.
Kupu-kupu sayap burung dapat ditemukan dihabitatnya dicagar alam pegunungan arfak manokwari,provinsi papua berat.cagar ala mini dikenal sebagai habitat bagi beragam spesies kupu-kupu yang sering menjadi incaran para kolektor kupu-kupu internasional.
Menurut laman resmi lembaga konservasi alam internasional IUCN,status kupu-kupu ini belum mengkhawaitirkan atau least concer (LC) meski demikian ,para peneliti dan masyarakat setempat telah mengantisipasi lewat upaya penangkapan kupu-kupu sayap burung surga di beberapa tempat ,salah satunya dikampung irya disekitar danau anggi,prvinsi papua barat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar