TUGAS
MANAJEMEN
SATWA LIAR DAN DINAMIKA POPULASI
SETHA GUSTI MAYASA
D1D01371
DOSEN PENGGAMPU
NOVRIYANTI,S.HUT,M.SI
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS JAMBI
2016
Herpetofauna
Secara etimologi berasal dari bahasa yunani,yaitu
‘’herpetofauna’’yang berarti melata dan ‘’fauna’’yang berarti bintang.jadi bintang herpetofauna adalah bintang-bintabg melata herpetofauna
sendiri memiliki ukuran tubuh yang
bernacan-macam,namun memiliki keseragaman yaitu berdarah
dingin/poikilotemik,fauna ini menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu
lingkungannya.kelompok ini diklasifikasikan menjadi 2 kelas yaitu ,kelas
amphibia dan reptila berdasarkan beberapa cirri yang berbeda dan mencolok.kedua
kelas herpetofauna tersebut dibagi –bagi menjadi beberapa ordo yang kemudian akan
berlanju ke familil.
Satwa yang dilindungin dalam lampiran peraturan
pemerintah nomor 7 tahun 1999:
Reptila
1. Buaya
muara (crocodylus porosus)
Kingdom : animalia
Filum : chordate(mempunyi penyokong tubuh
dalam)
Subfilum : verterbata(hewan bertulang balakang)
Kelas : reptilian(hewan melata)
Ordo : crocodilian(kadar
besar:buaya,caiman dan gharial)
Family : crocodiliae(keluarga buaya)
Gunes : crocodius
Spesies : crocodius porosu
Panjang tubuh buaya muara (termasuk ekor )biasanya
antara 2,5 sampai 3,3 meter ,namun hewan dewasa biasa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di
sangkatta Kalimantan timur.bobotnya bisa mencapai 200 kg.mocong spesies ini
cukup leber dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya .buaya muara dikenal
sebagai buaya yang jauh lebih besar dari buaya Nil(crocodylus niloticus) dan
Aligator amerika (Aligator mississipiensis).penyebaraan pun juga “terluas”didunia.
Buaya umumnya
menghuni habibita perairan tawar seperti sungai,danau,rawadan lahan basah
lainya,namun ada pula yang hidup di air payau seperti buaya muara. Makanan
utama buaya adalah hewan-hewan bertulang belakang seperti bangsa ikan ,reptile
dan mamalia,kadang-kandang juga memangsa moluskan dan krustaea bergantung pada
spesiesnya .buaya merupakan hewan purba,yang hanya sedikit berubah karena
evolusi semenjak zaman dinosaurus.
Buaya aktif pada siang dan malam hari.buaya ini
memangsa siapapun yang memasuki wilayahnya.mangsanya adalah salah satu
ikan,amfibi,refitlia,burung, dan mamalia(termasuk mamalia besar).buaya ini
adalah salah satu dari buaya-buaya yang berbahaya bagi manusia.buaya muara
mampu melompat keluar dari air untuk menyerang
masangsanya.bahkan bilamana ke dalaman air melebihi panjang tubuhnya,buaya
muara mampu melopat serta menerkam secara vertical mencapai tinggian yang sama
dengan panjang tubunya. Buaya muara menyukai air payau/asin oleh sebab itu
bansa Australia menamakannya saltwatwr crocodile(buaya air asin).selain
terbesar dan panjang,buaya muara terkenal juga sebagai jenis buaya teganas didunia.
2. Penyu
hijau (chelonian mydas )
Kingdom : animalia
Filum : chordate(mempunyi penyokong tubuh
dalam)
Kelas : reptilia (hewan melata)
Ordo : testudinata
Family : cheloniidae
Gunes : chelonia
Spesies : chelonian mydas
Penyu hijau adalah penyu laut besar yang termasuk
dalam keluarga cheloniidae.hewan ini adalah salah satu-satunya spesies dalam golongan
chelonian.mereka hidup disemua laut tropis dan subtropis ,terutama disamudera
atlantik dan samudera pasifik.namanya didapat dari lemak bewarna hijau yang
terletak dibawah cangkang mereka.jumlah penyu hijau semakin berkurang karena
banyak diburu untuk diambil pelindung tubuhnya (karapaks dan platron) sebagai
hiasan terlurnya sebagai sumber protein tinggi dan obat, juga dagingnya sebagai
bahan makanan. Penyu hijau ditankarkan diujng genteng sukbumi.
Ekologi dan habitat penyu hijau sangat jarang ditemui
di perairan berikilim sedang,tapi sangat banyak besar diwilayah tropis dekat dengan pesisir benua
dan sekitar kepulauan. Perkembangbiakan usia untuk kematangan seksualnya tidak
pasti; sampai saat ini diperkirakan
45-50 tahun. Penyu hijau betina bermigrasi dalam wilayah yang
luas,antara kawasan mencari makan dan bertelur, tetapi cenderung untuk
mengikuti garis pantai dibandingkan menyeberangi lautan terbuka.
Makanan penyu hijau dewasa serupakan penyu laut
herbivore.makanan utama mereka adalah lamun laut atau alga,yang hidup di
perairan tropis dansubtropik.tetapi anak-anaknya diasumsikan omnivore untuk
mempercepat pertumbuhan tubuh mereka.kemungkinan besar terjadi transisi
bertahap saat penyu mencapai besar yang cukup untuk dapat menghindari
predatornya.
Populasi dan distribusi dikawasan pesisir
afirka,india,dan asia tenggara,sera sepanjang garis pantai pesisir austalia dan
kepulauan pasifik selatan terdapat sejumlah kawasan peneluaran dan kawasan
pencarian makan peting bag penyu hijau. Merka juga dapat ditemukan
dimediterania dan terkadang dikawasan utara hingga pesisir inggris.
Ancaman
Hilang dan rusakanya habitat pembangunan yang tidak
terkendali menyebabkan rusakanya pantai-pantai yang penting bagi penyu hijau
untuk bertelur. Demikian juga habitat tempat penyu hijau mencari makan seperti
terumbu karang dan hamparan laut terus mengalami kerusakan akibat sedimentasi
atau pun pengrusakan oleh manusia.
Pengambilan secara
langsung
Para peneliti memperkirakan setiap tahun sekitar
30.000 penyu hijau ditangkap dibajak,California dan lebih dari 50.000 penyu laut dibunuh dikawasan asia
tengara (khusunya dibali,Indonesia)dan dipasifik selatan. Dibanyak
Negara,anak-anak penyu laut ditangkap,diawetkan dan dijual sebagai cendar mata
kepada wisatawan.
Pengambilan secara tidak langsung
Setiap tahun,ribuan penyu hijau terperangkap dalam
jaringan penangkap.penyu laut yang terdamapr reptile dan mereka bernafas dengan
paru-paru,sehingga saat merak gagal untuk mencapai permukaan laut mereka mati
karena tenggelam.
Penyakit disejumbalah pulau dikepulauan hawai hamper
70% dari penyu laut merupakan terkena fibropapillomas, yaitu penyakit tumor
yang dapat membunuh penyu laut. Sampai saat ini,penyakit tumorbelum diketahui.
Amphibian
1. Kodok
darah(leptophryne crucntara)
Kingdom : animalia
Filum : chordata
Kelas : amphibia
Ordo : anura
Family : bufonidae
Gunes : leptophryne
Spesies : l.cruentata
Kodok darah adalah salah satu hewan endemis
Indonesia artinya hewan tersebut hanya ada di Indonesia. Kodok darah termasuk
hewan langka dan dilindungi karena keberadaanya sudah hamper punah. Hewan
tersebut hanya dapat ditemui di taman nasional gunung gede pangrango dan taman
nasional gunung halimun salak. Kodok darah juga sering disebut dengan naman
kodok merah. Nama kodok merah atau kodok darah diambil dari warna kulit kodok
yang berwarna merah darah.meskipun demikian warna merah tersebut tidak merata
pada seluruhnya melainkan berupa bercak-bercak.jenis kodok darah biasa
ditemukan didaerah perairan dengan arus lambat serta di aliran sungai kecil
dipegunugan.daerah yang disenangi kodok darah adalah perbatasan antara daratan
lembab dengan hutan pengunungan.
Cirri khas kodok darah adalah warna bercak-bercak
merah darah pada seluruh kulit tubuhnya.secara keseluruhan ,warna kulit kodok
darah adalah berwarna coklat tua dengan kombinasi bercak merah darah dan kuning
terang. Seluruh permukaan hewan ini, dipenuhi oleh bintik-bintik.tubuh kodok
darah ramping. Panjang moncong lubang antara 2.5mm sampai 40mm pada kodok
betina, sedangkan kodok jantan memiliki panjang moncong antara 20mm
sampai 30mm. kelenjar paratoid yang sering menggembung pada kodok ini terbilang
kecil bahkan terkadang tidak jelas.
Seperti halnya hewan amphibi
lainya,kodok merah juga memiliki kaki berselaput dan kaki yang agak
menggelembung.kodok merah,tidak memilikitulang panjang yang biasanya pada kodok
terlihat pada bagian kepala.bagian dada kodok merah ada dua macam, ada yang
berwarna dasar hitam dengan bintik merah, ada pula yang berwarna dasar hitam
dengan bintik kuning. Bagian perut kodok merah ada yang berwarna kekuningan ada
pula yang berwarna kemerahan.jenis kodok darah yang masih dalam bentuk
berudu,berwarna hitam seperti berudu pada jenis bufo atau kodok
besar.perkembanganbiakan kodok darah juga sama seperti kodok lainnya yaitu
dimulai dari telur, berudu hingga katak dewasa.telur kodok merah berwarna hitam
dan telur kodok dierampak oleh induk kodok disungai.kodok darah atau kodok
merah memiliki cara berjalan yang lambat makanan kodok darah adalah belalang
,jangkirik ,dan cacing tanah.
Habitat kodok darah adalah kodok ini menyukai daerah
dekat air yang mengalir deras didaerah berketinggian antara 1.000-2.000 merer
dpl.habitat nya hanya diperkirakan hanya terdapat ditaman nasional gunung gede
parngrango dan taman nasional gunung halimun-salak.
Kupu-kupu
1. Kupu-kupu
sayap burung surga (ornithoptera paradise)
Kingdom : animalia
Phylum : artropoda
Filum : artropoda
Kelas : insecta
Ordo : lepidoptera
Family : papilionoidae
Gunes : ornithoptera
Spesies : ornithoptera paradise straudinger 1893
Kupu-kupu sayap burung surga (ornithoptera
paradise)atau paradise birdwing butterly merupakan salah satu spesies endemiki
pulau papua yang menarik perhatian,khususnya para penelitian dan ahli serangga
ketika berkunjung ke kawasan ini.
Kupu-kupu ini merupakan salah satu spesies dari
genus orntihoptera yang terbesar dan terindah didunia.
Kupu-kupu ini dideskripsikan oleh Arnold
padgenstecher dan Staudinger,namun dipublikasikan atas nama staudinger pada tahun 1893.kupu-kupu burung sayap surga
memiliki bentuk sudut sayap dan cara terbang layaknya seperti seekor burung
pada hal ini bisa jadi dikarenakan rentang sayapnya yang cukup lebar yaitu
14-19cm, hanya berbeda beberapa sentimeter dengan ornithoptera alexandrae yang
mencapai 25cm.
Pada kupu-kupu sayap burung surga jantan,sayap
memiliki warna hitam dan kombinasi hijau keemasan sedangkan pada betina
berwarna coklat tua dan memiliki semacam sulur yang tipis berwarna hijau
keemasan pada sayap bagian belakang.
Habitat Kupu-kupu ornithoptera paradise termasuk
dalam subgenus schoenbergia dan berkerabat dengan beberapa spesies lain,seperti
kupu-kupu sayap burung goliath Kupu-kupu sayap burung surga (ornithoptera
goliath). Habitat ketiganya terdapat dipulau papua,namun untuk sepsies terakhir
berada dikawasan gunung dipapua nugini.
Makanan Kupu-kupu umunya hidup dengan mengisap madu
bunga (nektar/sari bunga ).akan tetapi beberapa jenisnya menyukai cairan yang
diisap dari buah-buahnya yang jatuh ditanah dan membusuk,daging bangkai,kotoran
burung,getah pohon,garam dan keringat, dan tanah basah.
Kupu-kupu sayap burung dapat ditemukan dihabitatnya
dicagar alam pegunungan arfak manokwari,provinsi papua berat.cagar ala mini
dikenal sebagai habitat bagi beragam spesies kupu-kupu yang sering menjadi
incaran para kolektor kupu-kupu internasional.
Menurut laman resmi lembaga konservasi alam
internasional IUCN,status kupu-kupu ini belum mengkhawaitirkan atau least
concer (LC) meski demikian ,para peneliti dan masyarakat setempat telah
mengantisipasi lewat upaya penangkapan kupu-kupu sayap burung surga di beberapa
tempat ,salah satunya dikampung irya disekitar danau anggi,prvinsi papua barat.
